Keamanan jaringan
Keamanan jaringan (
Bahasa Inggris:
Network Security) dalam
jaringan komputer
sangat penting dilakukan untuk memonitor akses jaringan dan mencegah
penyalahgunaan sumber daya jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan
jaringan dikontrol oleh administrator jaringan.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b. Integrity Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c. Availability Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d. Authentication Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat
tidak palsu. e. Nonrepudiation Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun
penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan
pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga
menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang.
Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau
saluran jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses
pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau
sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek
palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada
orang lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani masalah
keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan mereka
tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman.
Dan apa itu administrator jaringan? tugasnya apa saja?
Administrator Jaringan Komputer adalah sebuah jenis pekerjaan yang
banyak dibutuhkan saat ini terutama pada perusahaan/instansi yang telah
mengimplementasikan teknologi komputer dan internet untuk menunjang
pekerjaan.
Penggunaaan sistem jaringan komputer dalam sekala kecil maupun luas
akan membutuhkan pengaturan-pengaturan mulai dari tingkat fisik maupun
non fisik. Pengaturan-pengaturan tersebut melibatkan proses
pengontrolan. Ada beberapa definisi mengenai administrasi jaringan ini
antara lain :
- controlling corporate strategic (assets)
- controlling complekxity
- improving service
- balancing various needs
- reducing downtime
- controlling costs
Pada intinya administrator network bertugas mengelola serta menjaga
seluruh sumber daya pada sistem jaringan agar kinerja jaringan lebih
efektif dan efisien dilihat dari fungsi, struktur dan keamanan jaringan
itu sendiri.
Sebelum berbicara tugas dan tanggung jawab berikut beberapa hal umum yang harus di kuasai seorang network administrator ;
- Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin
menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.
- Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ; repeater, hub, switch, router,
antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.
- Pemahaman tentang routing
Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai
dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat
diperlukan terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan
sangat banyak.
- Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya (
network security ) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.
- Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan
baik hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap
seorang profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek
yang dikuasai tidak akan berarti banyak.
Fungsi dan Tugas Network Administrator
Ada beberapa fungsi dan kerja administrator, namun secara garis besar
dapat dinyatakan dari irisan antara network, hardware, dan application.
Tugas dari administrator jaringan adalah:
Security management: menitik beratkan kerja mencakup masalah network administrator keamanan mencakup hal-hal berikut:
- Firewall adalah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk
melaluinya dan mencegah lalulintas jaringan yang dianggap aman untuk
melaluinya dan mencegah lalulintas yang dianggap tidak aman.
- Username: username akan digunakan sebagai informasi log in password control: yaitu pengendalian pasword
yang dimiliki oleh sebuah sistem.
- Resource access: network admin mampu melakukan pembatasan penggunaan sumber daya sesuai dengan hak akses yang diberikan.
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf
Keamanan Jaringan dalam jaringan komputer sangat penting dilakukan
untuk memonitor akses jaringan dan mencegah penyalahgunaan sumber daya
jaringan yang tidak sah. Tugas keamanan jaringan dikontrol oleh
administrator jaringan.
Ada dua elemen utama pembentuk keamanan jaringan :
Tembok pengamanan
baik secara fisik maupun
maya,yang ditaruh diantara piranti dan layanan jaringan yangdigunakan
dan orang-orang yang akan berbuat jahat.
Rencana pengamanan
yang akan diimplementasikan bersama dengan user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Jaringan Komputer Lanjut
• Rencana pengamanan, yang akan diimplementasikan bersama dengan
user lainnya, untuk menjaga agar sistemtidak bisa ditembus dari luar.
Segi-segi keamanan didefinisikan dari kelima point ini.
a. Confidentiality ,Mensyaratkan bahwa informasi (data)hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
b.Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapatdiubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
c.Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
d.Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatuinformasi dapat
diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang
didapat tidak palsu.
e.Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirimmaupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
a. Interruption Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi
tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya
adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran
jaringan.
b. Interception Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada
suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem
yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu
jaringan.
c. Modification Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan
perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada
file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya,
dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
d. Fabrication Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu
ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang
lain.
Ada beberapa prinsip yang perlu dihindari dalam menangani
masalah keamanan : diam dan semua akan baik-baik saja sembunyi dan
mereka tidak akan dapat menemukan anda teknologi yang digunakan
kompleks/rumit, artinya aman
Definisi Keamanan Jaringan adalah menjaga agar resource digunakan
sebagaimana mestinya oleh pemakai yang berhak. Keamanan jaringan
komputer sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor.
Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal
setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
- Confidentiality (kerahasiaan).
- Integrity (integritas).
- Availability (ketersediaan).
Keamanan Jaringan juga memiliki Faktor-faktor yang membuat suatu
jaringan beresiko untuk kehilangan data. Beberapa faktor Penyebab Resiko
Dalam Jaringan Komputer adalah sebagai berikut :
- Kelemahan manusia (human error)
- Kelemahan perangkat keras komputerai ber
- Kelemahan sistem operasi jaringan
- Kelemahan sistem jaringan komunikasi
Ancaman Jaringan Komputer
- Pencurian perangkat keras komputer atau perangkat jaringan
- Kerusakan pada komputer dan perangkat komunikasi jaringan
- Wiretapping
- Bencana alam
- Kerusakan pada sistem operasi atau aplikasi
- Virus
- Sniffing
Salah satu ancaman keamanan jaringan adalah Hacker. Istilah Hacker
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa
tersebutmerupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer
dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker
pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota
yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program
komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian
pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut
seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem
komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI
menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian
disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah
komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering
hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang
dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya,
sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para
pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘kracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang kracker
sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas.
Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos
keamanan seseorang telah menjadi hacker.
Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan
setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker
terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut
lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan
dengan aktivitas hacking.
Kesimpulan yang didapat dari perbedaan seorang hacker dan kraker adalah :
Hacker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar
dimengerti untuk kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang
dilakukannya.
- Hacker tidak merusak sistem
Craker
- Orang yang secara diam-diam mempelajari sistem dengam maksud jahat
- Muncul karena sifat dasar manusia yang selalu ingin membangun (salah satunya merusak)
Istilah-istilah pada hacker :
- Mundane : tahu mengenai hacking tapi tidak mengetahui metode dan prosesnya.
- lamer (Script kiddies) : mencoba script-script yang pernah di buat oleh aktivis hacking, tapi tidak paham bagaimana cara membuatnya.
- wannabe : paham sedikit metode hacking, dan sudah mulai berhasil menerobos sehingga berfalsafah ; HACK IS MY RELIGION
- larva (Newbie) : hacker pemula, teknik hacking mulai dikuasai dengan baik, sering bereksperimen.
- hacker : aktivitas hacking sebagai profesi.
- wizard : hacker yang membuat komunitas pembelajaran di antara mereka.
- guru master of the master hacker : lebih mengarah ke penciptaan
“tools tools hacker” yang powerfull yang salah satunya dapat menunjang
aktivitas hacking, namun lebih jadi tools pemrograman system yang umum.
- See more at: http://sudahkelasduabelas.blogspot.com/2013/07/pengertian-keamanan-jaringan-network.html#sthash.tdaQFFNn.dpuf